Tentang Sesuatu yang Disebut Kita
April 22, 2007 at 4:05 pm | In Out of My Mind | 11 CommentsAku = 1
Kamu = 1
Aku + Kamu = Kita = 1
Ternyata gitu cara jumlahinnya..
Keliatannya simple.. Tapi ga tau knapa ngejumlahin biar hasilnya sama dengan satu itu susah banget.
Kadang-kadang di tengah proses menjumlahkan tersebut, salah satu komponen ada yang terlalu mendominasi.. Jadinya, Aku + Kamu gak sama dengan satu.
Nah, kalo dalam prosesnya ada revisi, oke deh.. Coba lagi proses penjumlahan dua komponen ntu.. Tapi lagi-lagi.. Ternyata ga segampang yang dibayangin.. Formula Aku + Kamu sama dengan satu itu ternyata cuma bisa didapet kalo dalam prosesnya, Aku dan Kamu mau berbagi dan menerima apa-apa yang Aku dan Kamu miliki. Juga mau berbagi dan menerima apa-apa yang Aku dan Kamu tidak miliki.
Sesuatu yang sederhana..
Tentang Aku..
Tentang Kamu..
Cuma tentang sesuatu yang disebut Kita..
Jadi bener-bener lengkap kalo Aku + Kamu = 1
Aku + Kamu = Kita
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.






*di sini ndak ada emoticon-nya, jadi, ya…*
xixixixixixixixi
wkwkwkwkwkwk
; ; )
; ) )
= ) )
Komentar oleh venddd — April 22, 2007 #
Ooo… jadi begitu ceritanya…
Komentar oleh koecing — April 23, 2007 #
aku + kamu + mereka = 1, jika punya pemikiran dan pandangan hidup yang sama sehingga menghasilkan satu tujuan dan cita-cita
Komentar oleh riza — April 23, 2007 #
mas ven –> deuh.. apa toh?
)
mbak dea –> hwekekek.. cerita apaan mbak? :p
mbak riza –> sip sip.. sepakat jg de
Komentar oleh Sari — April 23, 2007 #
Itu yang jadi masalahnya, bisa nggak manusia menurunkan ego diri sendiri, demi menerima keegoisan orang lain?
Komentar oleh dr.Cinta — April 24, 2007 #
Kita?
Kamu?
Aku?
Sapa kamu sapa kamu?
Konsep yang aneh…
Komentar oleh dnial — April 26, 2007 #
Mas DR –> huehuehue.. susah.. tapi bisa kan?
Mas Daniel –> waaa.. mas ini ga pandai matematika ya.. konsep gampang gitu aja dibilang aneh
Komentar oleh Sari — April 26, 2007 #
Aku = 0 , Kamu = 0, Aku + Kamu = 1…
Aku dan kamu tidak akan ada sampai kita bertemu..
gimana dengan analogi itu sar??
*analagi ngawur, lari ah…*
Komentar oleh reditya — Juni 28, 2007 #
si abang –> wew.. jadi intinya ituh si abang pengen ketemu sama si neng biar hasil penjumlahannya bisa sama dengan satu gitu ya bang?
- kabuur
-
Komentar oleh Sari — Juni 29, 2007 #
[...] saya terkesiap. Sepertinya saya pernah menulis hal itu di postingan yang ini. Anehnya, begitu saya konfirmasikan ke TL, si TL malah bilang kalo dia dapet dari blog friendster [...]
Ping balik oleh Saya Sebel Sama Situh Si Tukang Plagiat!! (S5TP) « Sari Ajah.. — Mei 14, 2009 #
Saya kira logikanya kurang tepat, bu. Bagaimana mungkin X bisa berbagi dengan Y kalau apa yang dimiliki X sama dengan apa yang dimiliki Y? X bisa berbagi dengan Y (memberi sesuatu pada Y) kalau ada sesuatu pada X yang tidak dimiliki oleh si Y. Dengan demikian, pernyataan yang mengatakan kalau untuk menjadi satu X harus sama dengan Y itu tidak pada tempatnya. Jika kondisinya adalah X = Y (tidak ada yang dominan), maka istilah “berbagi” dalam pernyataan anda dibawah ini tidak pada tempatnya juga.
Atau mungkin saya yang salah mengerti. mungkin maksud anda, katakanlah ada sebuah persegi 4 yang utuh. kemudian si polan secara sembarang melakukan pemisahan (pemotongan) terhadap persegi 4 tsb. Nah, maka tepat pernyataan yg anda katakan kalau keduanya tidak bisa menjadi 1 lagi secara utuh jika dilakukan pengurangan atau penambahan (lagi) pada salah satu bagian. Karena jika demikian, hasil penggabungan keduanya tidak bisa jadi sempurna lagi.
bagaimana dgn potongan yg simetris? konsepnya ya sama aja dengan poitongan yg sembarang. Masing2 membutuhkan potongan yang lain untuk dapat dikatakan satu kesatuan yg utuh (persegi 4 tadi. ato apa aja lah). Jadi fair aja kalau dikatakan salah satu potongan menjadi dominan dalam satu hal dan potongan yg lain menjadi dominan dalam hal lain. toh nantinya akan saling melengkapi bukan? Well, saya hanya terpukau dengan istilah “dominan” pada tulisan anda.
but, postingan anda bagus juga.
Cheers.
Komentar oleh eliza yayang — Mei 19, 2009 #