Makan Pulsa Buta
Desember 18, 2007 at 8:57 am | In Begini Ceritanya.., Whatever Things | 22 CommentsSebenarnya saya sudah sering melakukan dosa ini. Namun kali ini saya sudah mulai merasa sedikit terganggu. Oke. Mungkin banyak yang mempertanyakan arti makan pulsa buta. Pada dasarnya, makan pulsa buta sama dengan makan gaji buta. Cuma dalam kasus ini, yang saya makan bukan gaji, tapi pulsa. Loh, kok bisa?
Pengisian pulsa secara elektrik saat ini memang lebih digemari daripada pengisian voucher fisik. Saya pun termasuk satu dari penggemar voucher elektrik. Kalau sudah benar-benar tidak punya uang tunai untuk mengisi ulang pulsa, cukup meminta bantuan dari orang rumah. Segera saja adik pergi membelikan voucher elektrik untuk saya. Dan yang saya tau, tiba-tiba ada sms dari MT**nik yang mengatakan bahwa pulsa saya telah terisi dengan sukses
Tapi kasus makan pulsa buta ini berbeda..
Pada suatu hari, saya mendapatkan sebuah sms dari MT**nik. Pulsa saya bertambah 5.000 rupiah. Oke. Saya pikir nasib pulsa saya telah diselamatkan oleh Adik, Ibu, atau Ayah. Saya pun mengirimkan ucapan terima kasih ke Adik yang dibalas dengan
Plsa dari Hongkong? Aku aj ga puny pulsa. Drpd bwt km mending takisiin ke nmrQ
![]()
Saya sedikit terkejut dan berpikir siapa gerangan yang mengirim pulsa. Adik, Ibu, dan Ayah saya ternyata bukan pelakunya. Dan sampai saat ini, si pelaku belum teridentifikasi. Oke. Saya makan pulsa buta yang pertama.
K ejadian kedua, pada suatu hari setelah kejadian tersebut, datang lagi sms dari MT**nik. Kali ini 10.000 yang saya dapatkan. Tapi berbeda dengan kejadian pertama, si pelaku mengakui ‘kejahatan’nya dengan tuduhan percobaan menjebak saya makan pulsa buta.
Saya curiga, jangan-jangan makan pulsa buta saya yang pertama juga disebabkan oleh pelaku yang sama. Tapi ternyata si pelaku menolak mentah-mentah tuduhan saya. Dan karena saya mengenal si pelaku, saya percaya. Karena saya tidak ingin makan pulsa buta lagi, saya kirimkan pulsa 10.000 ke nomer pelaku. Puih.. Dosa makan pulsa butasaya tidak bertambah
Sayangnya teror pulsa buta itu tidak berhenti sampai disitu. Di tengah ritual jalan-jalan saya bersama beberapa teman kuliah di salah satu mall, lagi-lagi sms mencekam itu datang lagi. MT**nik. Seperti yang telah saya duga, pulsa saya bertambah. 10.000 lagi. Dan setelah menelusuri dan menginvestigasi beberapa tersangka, pencarian pelaku berhenti dengan hasil nol. Huff.. Lagi-lagi saya harus makan pulsa buta. Pulsa buta kedua saya..
Beberapa minggu terlewat sampai pada suatu sore sepulang makan, saya lagi-lagi menerima sms teror itu lagi. Karena hal itu bukan yang pertama untuk saya, saya tidak terkejut saat mengetahui pulsa saya bertambah. Yang membuat saya terkejut adalah nominal yang saya terima — 5 kali lipat daripada pulsa buta saya yang kedua.
Oke. Kali ini saya mulai terusik. Tersangka utama adalah keluarga saya. Tapi ternyata, praduga saya salah. Sampai detik berita ini saya tulis, saya masih belum mengetahui pelaku tindak kejahatan jebakan pulsa buta tersebut. Gimana toh. Salah kirim kok terus…?
Sedikit himbauan untuk Mbak, Mas, Oom, Tante, Adek, Kakek, Nenek, lain kali kalau mau isi pulsa, pastikan nomor tujuan pengiriman pulsa tersebut benar..
22 Tanggapan »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan sebuah tanggapan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.






gmn kalo ternyata yang ngirimin pulsa itu emang disengaja? artinya, ada maksud tertentu kenapa tuh orang ngisiin pulsa ke nomermu [based on true event
)]
Comment oleh dr — Desember 18, 2007 #
ada penggemar gelap nih ceritanya
)
Comment oleh Arif Hidayat — Desember 18, 2007 #
hweh, kata sapa itu gratis?? bayar!!
ngutang mulu..
[rentenir pulsa mode : ON]
Comment oleh vend — Desember 18, 2007 #
mas dian -> humm.. sengaja? but.. who???
mas arif -> penggemar gelap dari hongkong?
mas ven -> jadi.. selama ini.. pelakunya…. ???
Comment oleh sari — Desember 18, 2007 #
bukannya si ‘itu’?
Comment oleh melitong — Desember 19, 2007 #
ihi2…ctiww2,, ;;)
yawis nek gak mau ntr tiap dapet gratisan langsung kirim ke nomerku aja!
Comment oleh rie — Desember 19, 2007 #
mel -> haiyyah.. ‘itu’ sopo? siapa kah?
mas rie -> ni apa lagi..? orang salah kirim tu.. ntar jadi makan pulsa buta massal lak an
Comment oleh sari — Desember 19, 2007 #
waa…
)..
…
klo aku mah doyan2 aja dikasih pulsa gratisan begono
walopun nominalnya cm 10rb doank..
apalagi rutin
Comment oleh zabo — Desember 19, 2007 #
Rejeki ndak bole ditolak, tak bantu ngeringanin dosamu de, transfer ke aku aja
Comment oleh Hendrawan — Desember 23, 2007 #
mungkin secret admire yang ngirim…
Comment oleh cK — Desember 24, 2007 #
mb sari, q punya pengalaman yg sama, tp g sesering mb, jadi ceritanya, pas aq dpt pulsa itu, seneng de, kayake bener nyasar, habis nama mtroniknya dari bogor…hwaha..
nah, pas masih seneng2nya, eh aku dapet sms :
mb/mas, td aku salah kirim pulsa ke nomer mb/mas, mohon dikembalikan ke nomer xxx
yach, g jd seneng deh..hwehe…
ku transfer deh ke nomer yg dy kasih…
Comment oleh lely — Desember 25, 2007 #
Mas Hendra –> Heuhu, mas telat ngomongnya. sudah diabisin adekku. Dibuat telfon ama sms seharian. Habis de. Sekarang pulsanya udah bisa ngeliat kok. Ndak buta lagi
cK –> Yang namanya secret admirer harus seperti itu ya mas? Kok ngeri ya..
Lely –> Nah ya itu, Le.. Aku juga mikir pasti tu orang salah kirim. Tapi kok ga ada yang konfirmasi kayak kamu gitu ya?
Comment oleh sari — Desember 27, 2007 #
[...] sme kind of a ramalan stuff? I wonder xD. Hey, the hero is down. By the way, what is the meaning of pulsa buta? blind pulse? wow sounds cool. This month earning is lower than previous month. I think it’s [...]
Ping balik oleh 3 Domains to go: Ramalan.us, spmb.us, lirikindonesia.us // Freaky Code — Desember 28, 2007 #
Mbak, itu pulsa bisa di-redirect gak ke nomer lain. Siapa tahu ada script yang bisa redirect pulsa. Nanti klo mbak Sari gak mau ya ke saya-in.
Comment oleh Ruud — Desember 28, 2007 #
*ngakak ngguling2..
Comment oleh rie — Desember 28, 2007 #
Huaa.. Iya salah.. Maap maap..
Mbak chika.. Bukan Mas Chika..
Abis ngomentarin mas hendra si.. Jadi kebawa mas terus
Mas Rie –> Ndak usah ampe guling2 gitu ya.. Ckckckckk..
Comment oleh Sari — Desember 28, 2007 #
Hiiii……………………………
Gpp…
Berawal dari pulsa..
Berlanjut ke sms
telpon
.
.
.
Habis… minta pulsa lagi
Comment oleh dnial — Desember 28, 2007 #
huhu..
entah gimana ceritanya, kemaren pulsa sayah ketambah 50rebu..
ndak tau pulsa nyasar dari mana..
Comment oleh tikabanget™ — Desember 31, 2007 #
Pertanyaannya belom kejawab..
Siapa?
Kalo minta lagi.. Minta ke siapa?
Kalo nyasar juga bisa.. Tapi siapa?
Comment oleh Sari — Desember 31, 2007 #
Oiya.. Buat Buchin..
Bahasa inggrisnya pulsa itu.. Kalo ndak salah.. Credit :p
Kalo pulsa buta itu.. Blind Credit? Black Credit? Itu yang blm aku tau
Comment oleh Sari — Januari 5, 2008 #
Pulsa Buta == Credits that can’t see..
Comment oleh Handy — Januari 7, 2008 #
bagi-bagi dong pulsanya?
Comment oleh darmawan — Januari 19, 2009 #