Cerita Hantu di Kampus
September 13, 2009 at 1:16 am | In Whatever Things | 13 CommentsTags: Cerita, Hantu, Horor
Tidak disarankan untuk pembaca yang mempunyai gejala parno dan tingkat ketakutan stadium akhir…..
Cerita hantu di sekolah semakin berkembang. Dari TK, SD, SMP, SMA, sampai kuliah. Cerita yang didengar biasanya warisan turun temurun dari kakak-kakak kelas. Coba saya ingat-ingat…..
- TK
Ada cerita kalau malam, ada gadis kecil yang suka mainan ayunan… Ayunannya sendiri terbuat dari kepangan rambut si anak..
- SD
Yang paling banyak didengar cerita ‘peserta tambahan’ waktu PERSAMI (PERkemahan SAbtu MInggu). Saat kumpul sesi api unggun, penjelajahan, atau jurit malam tiba-tiba anggota kelompok (sempat) bertambah. Kalau di pagi hari anggotanya berjumlah 6 orang, di malam jurit malam saat penghitungan berubah menjadi 7 orang. Dan jika dihitung ulang, kembali lagi seperti jumlah semula.
Ada lagi hantu kamar mandi. Konon SD saya dulunya bekas kuburan jaman penjajahan. Menurut berita yang santer didengar, di kamar mandi paling ujung ada tetesan darah dari langit-langit. Kalau ada acara di sekolah yang selesainya sampai malam, banyak yang lebih memilih untuk nahan ke kamar mandi daripada mati ketakutan. - SMP
SMP saya termasuk SMP tua, jadi ceritanya berbau-bau jaman penjajahan Belanda. Lagi-lagi tempat yang dipilih yaitu kamar mandi. Katanya, di kamar mandi wanita ada hantu noni Belanda. Soal cerita ‘peserta tambahan’ di yang saya dengar di SD ternyata juga ’naik kelas’ ke level SMP. Kalau LDKS di luar kota, pasti saja ada embel-embel cerita horor ini. - SMA
Naaah.. Di sini paling banyak cerita yang saya dengar. Mungkin juga karena faktor kuantitas waktu yang memang banyak sekali dihabiskan di sekolah. Dari pagi sampai malam. Tiap sudut pun punya cerita misteri sendiri-sendiri. Apalagi karena bangunannya memang bangunan tua seperti SMP saya dulu. Sekarang saja sudah masuk cagar budaya
Mulai dari ruang kelas 1. Yang paling ‘angker’ di kelas atas. Ada yang bilang kalau malem tiba-tiba lampu ruang kelasnya suka nyala-mati-nyala-mati. Yang gak kalah heboh, di tangga ujung kalau mau naik ke kelas-kelas atas. Kalau di lantai dua, ada bagian koridor yang tiba-tiba warna lantainya berubah jadi merah darah. Dipel sampai kapan pun, warna gak berubah. Ada juga ruang kelas yang bentuknya masih jadul banget. Jadi tempat duduknya masih disusun ‘berundak-undak’ gitu. Ruangan itu katanya angker banget. Noni Belanda di SMP sepertinya pindah juga ke sini. Ada yang sering ngeliat gitu de katanya… Peserta tambahan? Jelas masih ada lah cerita ini… - Kampus?
Saya pikir warisan cerita cuma berhenti di level SMA. Ternyata di kampus saya juga sering looo… Cuma objeknya bukan noni-noni Belanda lagi. Di sini ceritanya dari mulai bapak-bapak tua, sampai hantu kelompok belajar. Semacam ‘peserta tambahan’ tapi konteksnya ke kelompok belajar. Konon ada sekelompok mahasiswa yang merencanakan belajar kelompok di rumah salah satu orang — sebut saja Bunga. Mahasiswa yang terdiri dari (misal) 5 orang ini datang terpisah. Salah satu dari mereka terlambat datang karena STNK motornya tertinggal — sebut saja Tejo. Tapi Tejo tidak memberitahukan keterlambatannya. Di rumah Bunga saat belajar bersama, bolpoin Tejo jatuh. Teman-teman yang lain pun membantu mencari di bawah meja. Alih-alih bolpoin yang mereka temukan, mereka malah melihat kaki Tejo yang buntung dan berdarah-darah. Mereka kembali ke tempat semula dengan wajah pucat. Tejo pun bertanya, ”Kok bolpoinnya gak diambil? Waaah.. Ketauan de…”
*gara-gara cerita ini teman-teman saya malas kalau ngambil bolpoin jatuh*
Bertahun-tahun ke depan, kalau balik ke SD, SMP, atau bahkan kampus… Pasti cerita yang didengar tetap sama. Di tempat lain ternyata juga ada cerita yang sama. Dengan deskripsi cerita yang sama. Hmmm.. Hantunya gaul juga.. Hobi pindah-pindah tempat
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.






benernya kalo dipikir sekarang sih biasa aja..
tapi kok dulu itu bisa takut banget ya waktu denger cerita-cerita gitu
Komentar oleh Sari Ajah — September 13, 2009 #
wah serem juga ya……..
Komentar oleh fashion and style — September 13, 2009 #
salam kenal.
huhuhuhuh hantu yahh…mmhh crita hantu lumayan lah..buat nakut nakutin..hhihhii..tapi takut bnran juga sihh
salam
Komentar oleh mase mungil — September 13, 2009 #
hantu ada dimana-mana lho…
hoooooo….syerem…..
Komentar oleh Yessi — September 13, 2009 #
puasa gini masih ada hantu ya sar?
*kok jadi merinding gini yah* he2
Komentar oleh Zulhaq — September 13, 2009 #
yah, komen gw ilang
apa di gondol hantu yah hi hi hi
Komentar oleh Zulhaq — September 13, 2009 #
yah, komen gw ilang
apa di gondol hantu yah hi hi hi….
Komentar oleh Zulhaq — September 13, 2009 #
di bikin buku aja sar
Komentar oleh Chic — September 14, 2009 #
pas banget sih cerita hantu postingnya tgl 13 pula….hiiiii…syeremmmm
Komentar oleh 1nd1r4 — September 22, 2009 #
keren abis artikel tentang hantunya.. lam kenal aja..
Komentar oleh yuwaku — September 22, 2009 #
hehehe .. bukannya ketakutan , kok malah ketawa ya ?!
habisnya kebayang saat dulu kl ngedenger cerita serem pasti deh akan langsung teriak2 atau lari ngumpet dipelukan mama.. sementara sekarang berasa biasa aja ..
kok dulu bisa lebay gitu ya .. hehehe ..
Iklan Gratis
Komentar oleh Iklan Gratis — September 26, 2009 #
wooooooooooow……… mx c ada hantu d zaman ckarang
Komentar oleh devina — Oktober 19, 2009 #
hmmmmmmmmmmmmm…..kyknya msh kurang seru nih….apa gk ada lg cerita yg lebih ekstreem……………hi..hi..
Komentar oleh Ika — November 19, 2009 #