Berubah Karena Orang Lain
Oktober 3, 2009 at 9:04 am | In Out of My Mind, Whatever Things | 15 CommentsTags: Cinta, Love, Sahabat
Banyak cerita yang akhir-akhir ini mampir di telinga saya. Tentang seorang teman yang tiba-tiba rajin beribadah, teman yang berganti selera musik, teman yang mau bersih-bersih rumah pagi-pagi, sampai cerita tentang teman yang tiba-tiba jadi hobi selingkuh.
Perubahan mendadak itu bukan tanpa alasan. Bukan dari diri sendiri, melainkan karena orang lain. Kalau perubahan tersebut ke arah yang lebih baik, jelas saya bersyukur dan bahagia sebagai temannya. Kalau perubahan itu justru mengarah ke tindakan-tindakan yang tidak baik dan benar, sayang sekali.
Tapi.. Perlu kah?
Berubah karena orang lain?
Bukannya jika orang tersebut memutuskan untuk berubah -entah ke arah yang baik atau yang buruk, seharusnya tidak disebabkan oleh orang lain? Karena pada banyak kasus, perubahan yang disebabkan oleh orang lain justru hanya bersifat temporer.
Dan saya pun masih bertanya-tanya..
Perlu kah mengubah kepribadian kita karena orang lain?
Sampai-sampai jika terlalu terobsesi pada orang lain tersebut, sampai-sampai mengorbankan jati diri sendiri.
Dan jika orang tersebut benar-benar ingin mengenal kita, maka seharusnya mereka juga bisa menerima diri kita apa adanya — dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
Jadi ingat salah satu lagu..
Don’t you ever wish you were someone else,
You were meant to be the way you are exactly.
Don’t you ever say you don’t like the way you are.When you learn to love yourself, you’re better off by far.
And I hope you always stay the same,cuz there’s nothin’ ’bout you I would change.- Stay the Same by Joey McIntyre -
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

Terima kasih sudah mampir (",)





(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
Jadilah diri sendiri, itu akan lebih baik bagi semuanya
Komentar oleh alamendah — Oktober 3, 2009 #
kalo berubahnya dari diri sendiri dan positif ya biarin aja toh Sar… yang salah kalo berubah jadi negatif dan jadi ngga diri sendiri lagi
Komentar oleh Chic — Oktober 5, 2009 #
yep.
selama masih tetap jadi diri sendiri oke-oke aj
Komentar oleh Sari Ajah — Oktober 13, 2009 #
Setuju dengan Chic. Kalo berubahnya baik ya ok-ok aja.
Komentar oleh Edi Psw — Oktober 6, 2009 #
iya betul banget kalo demi kebaikan dan juga agar kita berkembang ya boleh-boleh aja
Komentar oleh Arfgan — Oktober 6, 2009 #
biasanya seh kalo berubah karena orang lain tidak sekuat kalau karena diri sendiri…
Komentar oleh sarjana pengangguran — Oktober 7, 2009 #
Selama perubahan itu menuju ke arah positif saya rasa perlu didukung sar
Komentar oleh Eka Situmorang-Sir — Oktober 7, 2009 #
baik atau buruk, ga ada perubahan yg ga dipengaruhi orang lain kan.. tapi sebaiknya yg baik2 aja
salam kenal yah!
Komentar oleh eliabintang — Oktober 7, 2009 #
mo jdi diri sendiri atau ngga menurut gw yang penting gw harus beda ma orang lain…. beda adalah jalan hidup gw.. hehe
Komentar oleh yosbeda — Oktober 10, 2009 #
berubahan yg sempurna adalah perubahan yang tidak akan mengulangi lagi perbuatan buruknya…
Komentar oleh rudi_kambangan_tegal — Oktober 11, 2009 #
gak ada masalah, yang penting bukan sepenuihnya karena orang lain, tp ada dorongan hari juga. karena sesuatu yang bisa di ambil positifnya dari orang lain, adalah dorongan dan semangat untuk berubah
Komentar oleh zulhaq — Oktober 11, 2009 #
omaigot..
si sinting sudah insyaf..
omongannya berat
Komentar oleh Sari Ajah — Oktober 13, 2009 #
blogwallking
lebih baik berubah daripada tidak sama sekalii
Komentar oleh volver — Oktober 11, 2009 #
pa kabar Sist
berubah karena diri sendiri itu lebih baik
Komentar oleh kenangamu — Oktober 12, 2009 #
Baek, put..
Kamu gimana kabar kok jarang keliatan? :p
Komentar oleh Sari Ajah — Oktober 12, 2009 #