Habiskan Makananmu!!

Setelah kejadian malam itu, saya berjanji tidak akan pernah menyisakan makanan saya!!

Huff.. Malam itu saya dan dua orang teman memutuskan untuk makan malam di sebuah warung pinjal (pinggir jalan) di daerah Arif Rahman Hakim. Hitung-hitung, dekat kampus. Lumayan menghemat bensin lah.
Seperti suasana yang biasanya di pinggiran jalan, banyak ‘pengunjung’ istimewa. Belum sampai datang makanan kami saja warung tersebut kedatangan pengamen dan relawan penggalang dana.
Singkat cerita, makanan kami datang. Menu kami malam itu : Nasi Ayam+sambal. Dan karena sejak awal saya kurang terlalu berminat dengan sambal, makan malam saya tersebut menyisakan daging ayam di atas piring. Malas rasanya jika harus menghabiskannya.
Oke. Selesai sudah. Kami pun membayar makanan kami. Sesaat sebelum kami meninggalkan warung, datang seorang Ibu dengan baju lusuhnya. Beliau mendekat, dan meminta sedikit uang pada kami. Bagian yang paling membuat saya trenyuh adalah karena tiba-tiba beliau mendekat ke meja kami tadi dan mengambil sisa daging ayam saya.

“Lo, emane gak dientekno.” (Lo, sayang sekali tidak dihabiskan)

Saya lemas. Trenyuh. Astaghfirullah. Selama ini saya kurang bersyukur. Bisa-bisanya saya dengan seenaknya membuang-buang makanan padahal di luar sana banyak sekali orang lain seperti Ibu tersebut, yang kelaparan dan membutuhkan makanan.

Jadi, bersyukurlah. Jangan buang-buang makanan!! Habiskan makananmu!!

7 thoughts on “Habiskan Makananmu!!

  1. sial, mau komen kayak dnial tapi dah keduluan😛

    seriously, kalo kataku mah, smua makhluk punya rejeki sendiri-sendiri. Kalo makan trus gak abis trus dibuang ke tempat sampah, sapa tau emang itu rejekinya kucing🙂

  2. Mel -> Ngomong doaaaanggg.. Seringnya kamu gak ngehabisin makananmuuu:mrgreen:

    Mas Daniel -> Kek Mas Dian gt lo.. Ya dbliin aja.. Cuma satu piring gt aja..

    Mas Dian -> Poto? Hohohoho.. Biasa lah.. Public Figure😀

    Mas Hendrawan -> Humm..

    Andyan -> Lah…

    *Sik toh.. Poin utama dari artikel ni tuh.. Bersyukurlah sama apa-apa yang kita punya.. Kalo ada makanan, abisin.. Karna di luar sana banyak orang2 yang ga segitu beruntungnya bisa makan kek kita.. Gitu loooo

  3. hiyyya,.. setuju tuh mbak,
    pas qt msh kecil dlu kan diblgi gni
    “nduk, maemnya dihabisin, ntar pithike mati loh klo g dihabisin”
    pdhl klo dipikir- pikir g nyambung ye,..

    Sari said : Iyyaaaa.. Ga nyambung benere😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s