Belajar di Belanda, Gratis Tiket ke Komunitas Global

Komunitas Global?
Maksudnya..?


Perkembangan jaman, infokom, dan teknologi memaksa kita untuk terus mengembangkan diri agar dapat sejajar dengan warga dunia. Globalisasi yang dielu-elukan menciptakan sebuah komunitas yang terkesan ‘eksklusif’. Komunitas global yang merupakan kumpulan populasi yang terdiri dari individu-individu dengan berbagai negara, ras, suku, agama, pendidikan, umur, dan lain-lain, memerlukan syarat untuk dapat menjadi bagian dari komunitas tersebut, yang tentunya tidak dimiliki oleh setiap orang. Tiket menuju komunitas global pun mulai dijadikan isu yang ramai diperbincangkan. Mulai dari latar belakang pendidikan, kemampuan berkomunikasi, hidup dan berada di lingkungan yang heterogen, dan lain-lain. Membayangkan cara menjadi bagian komunitas global saja sudah rumit.

Bagaimana dengan Anda?
Ingin ‘melenggang santai’ ke komunitas global?
Ingin belajar dan menerima pendidikan yang berkualitas?
Ingin diterima dengan tangan terbuka di komunitas global?
Ingin mencari tiketnya?

Ah.. Tak perlu lah pusing menyibukkan diri dengan mencari calo tiket. Isu-isu yang ada, pendidikan, kemampuan berkomunikasi, serta hal-hal yang disebut-sebut sebagai tiket menuju komunitas global dapat diperoleh secara mudah. Gampang saja. Salah satu caranya yaitu dengan belajar di Belanda.

Kenapa Belanda?

amsterdam-belanda
sumber : http://www.daijiworld.com

Belanda, yang secara harfiah berarti “Kerajaan Tanah-Tanah Rendah”, adalah sebuah negara di Eropa bagian barat laut. Berbatasan dengan Jerman di sebelah timur, Belgia di selatan, serta Laut Utara di barat. Walau pun Amsterdam menjadi ibukota Belanda, namun kediaman Ratu Belanda dan pusat pemerintahannya berada di Den Haag. Dari sektor ekonomi, aktivitas utamanya adalah pemrosesan makanan, bahan kimia, pemrosesan minyak, dan pembuatan mesin listrik. Negara ini tercatat menduduki urutan ketiga dalam daftar pengekspor makanan, setelah Amerika Serikat, dan Perancis. Belanda juga menjadi negara perintis Euro. Kebudayaan Belanda sangat terkenal terutama karena pelukis-pelukis ternamanya. Sebut saja Rembrandt van Rijn, Johannes Vermees, Jan Steen, Vincent van Gogh, dan lain-lain [1].

Belanda tercatat sebagai negara yang sangat majemuk dan global. Terdiri lebih dari 200 suku bangsa, pada tahun 2008, populasi Belanda mencapai 16.140.046. Dan 18 persen dari populasi tersebut merupakan penduduk asing [2]. Belanda menjadi negara yang eye-catching. Universitas-universitas Belanda terbukti memiliki track record yang baik di mata dunia. Universitas di Belanda juga terkenal paling banyak menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar dibanding negara lain yang lebih banyak menggunakan bahasa negara masing-masing.

Tahun 2008, universitas-universitas Belanda masuk ke dalam jajaran Top 200 University di berbagai subject [3].

Pada subject technology :

  • Delft University of Technology (peringkat ke-17)
  • Eindhoven University of Technology (peringkat ke-49)
  • University of Twente (peringkat ke-117)

Pada subject social sciences :

  • Maastricht University (peringkat ke-50)
  • Erasmus University Rotterdam (peringkat ke-51)

Pada subject natural sciences :

  • Uthrecht University (peringkat ke-37)

Pada subject art and humanities :

  • Leiden University (peringkat ke-35)
  • University of Amsterdam (peringkat ke-36)
  • University of Groningen (peringkat ke-101)

Pada subject life sciences and biomedicine :

  • VU university Amsterdam (peringkat ke-120)
  • Wageningen University (peringkat ke-173)
  • Radboud Universiteit NIJMEGEN (peringkat ke-198)

Jadi, tak heran jika mahasiswa dari berbagai penjuru dunia dengan latar belakang, ras, agama, sosial, dan budaya yang berbeda berbondong-bondong datang untuk belajar, bahkan memutuskan untuk bekerja atau menetap di sana.

Nilai historis yang berkolaborasi dengan budaya dan lingkungan sosial yang heterogen, landscape, serta kualitas pendidikan yang menjadi sorotan dari komunitas mana pun di dunia. Lulusan institusi pendidikannya pun mendapat sambutan hangat dan terbuka. Memiliki kesempatan untuk belajar di Belanda, hidup di tengah komunitas yang heterogen, akan memperluas jaringan kita. Ciri liberal yang dimiliki negara ini membuat individu-individu yang ada di sana bebas berkembang sesuai kemauan dan kemampuan. Tak peduli tua, muda, miskin, kaya, asal negara, agama, dan yang lainnya, tiap kemampuan individu akan dihargai. Belajar di Belanda pun pada akhirnya menjadi pintu ke mana saja yang menyediakan tiket cuma-cuma ke komunitas global. Keglobalan komunitas dari berbagai latar belakang di sana seolah membuka tangan, mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung.

Jika dilihat dari hubungan diplomatis, Indonesia dan Belanda telah menjalin kerja sama dalam bidang pendidikan. Salah satu lembaga yang peduli dengan kerja sama pendidikan Indonesia-Belanda yaitu NESO Indonesia. Berbagai beasiswa pun banyak ditawarkan. StuNed, HSP, NFP, dan masih banyak beasiswa lain diberikan untuk pelajar Indonesia.

Saya tergoda!! Tulip, bendungan, kincir angin, keju, dan clogs yang menjadi ciri khas Belanda sukses membuat saya semakin ingin belajar di Belanda dan mendapatkan tiket menuju komunitas global. Tunggu apa lagi? Dengan banyaknya alasan di atas, saya rasa Anda pun tak perlu berpikir dua kali untuk belajar di sana.

Ayooo..!! Kita belajar di Belanda.
Gratis tiket komunitas global lho!!😀


[1] Dikutip dari sini. Tanggal akses terakhir 19 Maret 2009, 20:00
[2] Dikutip dari sini. Tanggal akses terakhir 20 Maret 2009, 09:00
[3] Dikutip dari sini. Tanggal akses terakhir 7 Maret 2009, 18.00
[4] Gambar diambil dari web ini. Tanggal akses terakhir 23 Maret 2009, 12:07

160 thoughts on “Belajar di Belanda, Gratis Tiket ke Komunitas Global

  1. Kalo lombanya menang, dapet grand prize “Summer Course” ke Uthrecht University😀

    Doa’in ya..
    Jangan lupa kasih komen😀
    Kritik, saran, dan semuanya, akan saya tampung dengan suka hati😀

  2. Yup, kuliah di Belanda emang banyak manfaat buat ke depan . Nice article sis!

    btw.. Ikutan kompetiblog juga ya😀 Moga kita sama2 bisa ke Belanda😀

    1. Sampai saat ini sudah cukup banyak yang nawarin beasiswa ke Belanda. Misal : HSP, StuNed, NFP, dll.
      Tinggal usaha kita buat nyari beasiswanya.
      Coba eksplore di webnya NESO Indonesia.
      Banyak info-info beasiswa Belanda di sana.
      Yuk yuk.. Rame-rame belajar ke Belanda yuuukk😀

  3. btw saw, kamu jadi milih negara belanda tah? ya wes aq tak pindah ke belanda ae :p, daripada pusing2 mikirin nilai IELTS ku yang ga tembus2… hehehehehe

  4. karena aq mami yang baik, maka aq harus dukung anak2ku yang mau mengembangkan kemampuannya..
    terus berusaha dan tunjukkan klo kamu bisa hidup di negeri belanda dan membuktikan ke semuanya klo kamu bisa!!!

    SEMANGAT trus ya….Cayo🙂

  5. Must be interesting to study in a country where we have been occupied for almost 3.5 century😉.

    The dutch can even pronounce nasi goreng precisely😉

    anyway met belajar di belanda😀

  6. ealah sawii…
    aku emoh ah ke belanda..
    wkkwkwk..
    lebih pengen ke korea aja..
    wakakakakkak..
    ada inponya tak??

    tpi ngemeng2 kamu emang mo kesana ta??
    barengan ama bagus ta?? wkkk

  7. wew… dulu katae pengen ke University of Melbourne.
    Eh, begitu Victoria kebakaran langsung pindah haluan ;))

    Eh, buka resto makanan Indonesia ae di sana… kayak e berprofit😀

    ya wes selamat belajar di Eropa ya, di Belanda khususnya!!!
    Kalo mo reunian kayak ntar banyak tuh yang dateng kalo di daerah Eropa….😀

    Moga bisa berangkat tahun 2010…
    Mpe ktemu di Tembok Berlin… :p

    1. Ibu kan sudah tau, dulu diriku bimbang diantara dua negara itu.
      Sama-sama terkenal heterogen.
      Tapi sejak akhir tahun jadi lebih condong ke Belanda.
      Aih aih.. Ibu jadi ke ‘deketnya’ Tembok Berlin?
      Iya de.. Insya allah kalo dapet rejeki ke Belanda, kan ku kunjungi Ibu.
      Tak jemput di Tembok Berlin trus kita jalan-jalan ke Amsterdam, Leiden, Uthrecht, dll.

      Insya allah ya, Bu😀

  8. Mba’ sariii…kog pas banget nyuRuh aku mbaca artikel ini..T.T
    jadi inged seseorang…hihiii..

    Btw..aku punya sticker yang ada di gambara atas tu lhooo…
    diKasih..hehe..😀

  9. belanda ? hmm.. ya emg terkenal bagus juga pendidikannya disana. khususnya untuk teknik, lebih2 lagi teknik sipilnya.

    tapi klo mau nanya agak nyimpang nih.. apa memungkinkan kita mencari kelanjutan pendidikan yang berbeda dari disiplin ilmu yang kita pelajari sebelumnya. sebagai contoh, kita s1 informatika, tapi mau mencoba merambah ke manajemen, atau bisnis, atau apa gt..

    kira2 memungkinkan kah hal semacam itu diterima oleh pemerintah belanda. ditambah lagi jika yang kita harapkan adalah beasiswa dari sana…
    🙂

    1. Setau saya, melanjutkan pendidikan dengan background ilmu yang berbeda bisa saja untuk beberapa course. Tapi, ada beberapa syarat yang harus terpenuhi. Misal : pendidikan lanjutan yang ingin diambil tentang ekonomi, manajemen, atau bisnis. Padahal, background pendidikan awal kita non-manajemen. Maka, pelajar yang bersangkutan dituntut untuk menyertakan hasil nilai tes GMAT. Karena prasyaratnya bisa berbeda, untuk info tentang lintas disiplin ilmu ini bisa langsung dikonfirmasi ke tiap departemen di Universitas terkait😀

      Tentang beasiswa, bisa dilihat tawaran-tawaran beasiswa dari official site NESO Indonesia

      Ayo belajar di Belanda!!😀

  10. WUW!!…Netherlands heh..???

    Red light red light red light….

    Kalo ke Belanda ajak2 bang arie tuh..si wima juga..
    katanya pngin ke sana tuh…

    hmm…den haag ya kota pemerintahannya…

    Jadi inget seseorang :
    “Ru, ga pengen ke luar negeri ta..??”
    “ya pingin,….”
    “kemana…???”
    “-dengan reflek ngejawab- BELANDA”

    wkwkwkw…
    semoga kelakon!!!…

  11. mmm…..kul di belanda?

    aku kok lbh suka di new zealand ya ?:p

    enak banyak pantainya (intinya lbh suka main di pantai :D)

  12. aku kebetulan lagi nyari info buat S2 di blanda neh.
    ada g S2 belanda untuk profesi psikolog. soalnya katanya neh, disana cuma ada psikologi science aja, bukan untuk profesi.
    kalo ada info, kabari ya..

  13. kenal istilah brain drain ndak??
    istilah bagi orang indonesia yang kul di luar negeri dan kagak kembali ke tanah airnya…..

    btw: tumben nulis ginian, sep. mikir masa depan :p

  14. perkembangan dunia yang semakin kompleks dengan diimbangi perkembangan IT dunia menjadikan satu manusia dengan manusia lain bisa terhubung dan bertukar ilmu secara cepat dan efisien.

    Tak bisa dipungkiri bila adanya komunitas global untuk merangkul semua elemen masyarakat dunia, bukan sbg komunitas eksklusif namun bisa memberi arti positif bagi perkembangan ilmu pengetahuan dunia.

  15. Wew …. semangat ya temen2 yang ingin melanjutkan kuliah dimanapun kalian berada. Aku mendukung kalian.

    Tapi kalo aku sih, lebih milih kerja ….. gak ada bayangan untuk nglanjutin kuliah.

    ^_^

  16. Bener kata mas hanif, mereka telah mendidik kita 350 tahun, tentu saja mereka masih mengenal kita, tau cara mendidik orang indonesia……

    Pesanku hanya satu, jika sudah disana, jangan timbul dendam… lalu disana dirimu menjadi “Batoshai si Pembantai”……..😛

    Ups, bercanda mbak…. semoga berhasil, success untuk Anda, dengan tujuan mulia

  17. gyaboo, aw, kok tambah jaoh sii..
    kalo udah memasuki kawasan europe, biaya hidupnya kan tinggi banget, huks huks..😦
    aku si masi pengen di kawasan asia aja, jadi ntik kalo rindu kampung halaman gak jaoh2 amat pulangnya😀

  18. wah, wis kakehan sing comment, ga sido sar….
    belanda… sudah punya sejarah yang lama dengan nusantara ini, hehehe

    semangat ya sar😀

    moga km dapet ilmu yang bermanfaat di sana

  19. Kuliah S2 di ITS saja … biaya murah , pendidikan terjamin , kualitas lengkap , internet kencang , dosen banyak yang kenal, mewujudkan kecintaan produk dalam negeri, pergaulan standar surabaya, biaya hidup murah , makanan juga murah, gajij juga murah, …

    ada 1000 alasan untuk kuliah di ITS😛 , kenapa ga kuliah di ITS aja , hihihihihi …

    1. Di Belanda, universitas-universitasnya memakai bahasa Inggris sebagai pengantar. Jadi, kalau mau belajar di sana tak perlu kuatir lah..
      Untuk bahasa Belanda sehari-hari, learning by doing saja😀

      *lo pakde, bukannya Jepang itu juga salah satu (mantan) penjajah ya? :p

  20. walah…
    rajin bgt km krm ‘spam’ piL,..

    btw,..km mau ambil jurusan apa ntr di belanda??
    kl km bnran ksana, sering2 kirimi aq mawar holland yak..😀

    1. Ntar kalo mo lanjut kuliah, masih bimbang antara Management of Technology atau CS.

      Tapi kalau lombanya menang, bisa dapet summer course di Utrecht, coursenya : “European Culture and Identities”.
      Pengeeennn😀

  21. OooooooooooHhhhhhh….mametqyu…
    Rajutlah mimpimu seindah mungkin jgn ampe ruwet rajutannya:D
    Dpt inspirasi pa?mw mlancong ke sana..:D
    Maap met,aqyu tak bs bersamamu kesana…
    Tp doa-qyu slalu menyertaimu..:D

  22. wah … aku masih blm ada minatan ngelanjutin S2
    apalagi klo ke belanda … di sana hampir tak ada peraturan
    lagian ntar klo bendungannya jebol km gmn nak
    ud bisa renang :p kan km kecil :p
    ntar ada anak kecil nyasar di belanda :p
    wkwkwkwk

    1. Belanda emang terkenal liberal
      Itu juga yang jadi salah satu unsur komunitas global di Belanda
      Tinggal pintar-pintar kita saja membawa diri
      Ambil pelajaran yang baik-baik saja🙂

  23. weleh2….

    moga2 cita2mu tercapai ndu…
    tp sambil merajut mimpi yang ini, jangan lupa “kenyaTAan” yang ada didepan mata ndu..
    fokus utama nyelesain yang itu dulu (*aq jg😀 )..

    akhir kata : doaku menyertaimu ndu… *koyok opo ae😀

  24. Baru ngeh ih, kalo ini thoh…tujuanmu ‘memaksa’ daku untuk bertandang sejenak ke blogmuu…
    Kiraiin…tiwas GR…wakakak…
    *najis mode: ON

    Tadinya mau cantumin ‘keberadaan Belanda di Indonesia’ yang lebih dari 3 abad ituu…
    Tapi…yg lalu biarkan berlalu, betul??

    Kudukung drmu sepenuhnya,Jer…
    Tp scara moral aj yak?
    Kl scra material, mana kuaaaatttt…..??
    Ahahaha…

    *sumhow wondering: ini ide yg menarik jg yak, bwt bqn smkn byk org yg mengenal suatu negara…
    Promo budaya gratis -biaya plus tenaga- maksudnyaaah…
    Ato mungkin bs disebut juga: strategi marketing nan menawan… Ahahaiy….!!
    Salut deh, bwt yg ngadain kompetisi inih….
    Whuuupss!!!

  25. Huuu,,,, pengen siiihh… tapi dari dulu kenapa niatku mengejar beasiswa cuma setengah-setengah yak?
    Trus kepikiran juga, my body ngga kuat di iklim dingin, bisa masuk angin tiap detik niihh😀

  26. salam kenal, Belanda memang negara yang hebat. Dengan sebagian besar luas daratannya lebih rendah dari permukaan air laut,merka mengembangkan teknologi untuk membuat bendungan. Apalgi politik Devide et impera nya. Yach,yang lalu biarlah berlalu,kita harus banyak belajar dari mereka

    1. Kalo syarat, sepertinya tiap universitas punya syarat yang berbeda. Coba langsung cek syarat di universitas plus jurusan yang di’incar’.

      Yuk yuk..
      Kuliah di Belanda😀

      *langsung nyari-nyari yang mau bayarin😀

  27. wah..wah.. emang lagi jaman ya skul di luar negeri.. tapi ya gak belanda kale.. jauh euyy.. biaya hidupnya juga beratt… lagian aq juga ga begitu sreg ma kebudayaannya itu.. yang ada aturan hombreng bole nikah.. wkwkwk… :p males ngliatin cowok2 pada bermesraan…:D eh tapi klo utk sekedar liburan aq mau lhoo… apalagi gratis… hehehe:p negara yang kepikiran di benakku tu masih lingkup Asia.. atau kepepetnya australia lah… halah.. :p

    mmm.. tadinya aq jg ga kepikiran mw nglanjutin S2.. tapi setelah kupikir-pikir kok penting juga yak.. apalagi bapakku pernah merekomendasikan di Malaysia… wkwkwk…😀.. Tapi moh ambil informatika lagi… :p yah liat ntar deh.. yang penting aq lulus dulu… trus cari kerja… klo kerjaanku ntar enak dan memadai.. mungkin ga perlu cabut.. tapi klo masih kurang yo.. cabut dulu deh keluar negeri.. hehehe.. tapi apapun pilihannya balik ke Indonesia lagi yak… kasian Indonesia ntar keabisan orang2 pinter…😀

  28. Wow… Rekor… commetnya dh sampe 90’an responses…

    Btw, Smpyn sndiri ad rencana buat kul di Belanda y mbak…?

    Siiip… Keep Blogging…😀

  29. Terima kasih Sari, sudah berkunjung ke web saya. Saya pernah ikut kursus pendek di RVB (sekarang jadi Maastricht Business School, semacam itu lah). Nanti saya tayangkan pengalaman saya yang lain selama di Belanda. Kebanyakan tentang culture shock. Sekarang ada 15 tulisan saya lagi dipinjam adik, untuk tugas sekolah.

      1. temen blogger yang udah disana hehehehe
        tapi udah balik ke indo seh… kayaknya yang kesana tuh orang pintar semua.. lha sayah boro2 pintar.. goblok pun masih diragukann😀

  30. Wah…wah…
    Kok jauh ya buwk???
    Hmmm tp ndak papa aq yakin kamu pasti bisa ke sana dg sukses😀
    Hehe kalo aku kayaknya di dalam negeri aja cukup…
    Takut kl kudu keluar negeri kan jauh bgt dr keluarga..
    Raihlah impianmu yang tinggi tp jgn lupa ntar klo uda sukses kembali ke tanah air lagi…
    Selamat berjuang ya buk…

  31. Karna hari ni ada yg nyuruh komen.. ni aq tulis..

    Belajar ke luar negeri ya ? Pengen benere… tapi mungkin cuma akan jadi keinginan yang terpendam..😦 tidak punya cukup kemampuan..🙂

    Belanda ? hmm… gak gitu tertarik sih.. tapi klo emang ada yang gratis ya kenapa endak… :p

    Trus pengen ke mana ? klo emang ada kesempatan aq pengene ke Jepang…😀

    Buat yang nulis gudlak aja… moga2 aja bener2 bisa nyampe ke Belanda..🙂

    1. Beasiswa yang mana..?

      Setau saya, setiap beasiswa punya persyaratan masing-masing. Begitu pula bantuan biaya yang diberikan. Ada yang hanya memberikan bantuan biaya pendidikan saja, ada pula yang juga memberikan bantuan biaya hidup termasuk tiket pp😀

  32. ****************************************************
    Tiket ke komunitas Global salah satu.nya dengan belajar di Belanda
    ****************************************************

    Nice article,, Sar .. Bener banget .. salah satu manfaat sekolah di luar adalah sama aja dipersiapkan untuk ‘ globalisasi ‘,, karena semasa studi itu kita bisa belajar dari foreign people, mengenai foreign culture, Yach belajar mengenali cara kerja mereka biar ntar sapa tahu kita partner.an ama mereka kan udaH bisa sejajarkan diri .. PD kerja bareng kan udah dikit curi-curi ilmu ..

    Belanda sich paling bagus arsitekturnya .. jadi tu sasaran anak2 Teknik Sipil biasa.na ( temen.q SMU di Sipil niat bgt mau ke sana ), klo buat IT apa dah ada jurusan.nya ya ?

    Kapan hari aq sempat searching soal beasiswa-beasiswa ke luar juga sich,, tipe.nya ada macem2 .. ada beasiswa riset ( jadi kegiatan kita di sana riset sesuai request professor.na .. biaya riset dibiayai full ),, ni summer course.na model gimana?

    Penasaran .. penasaran .. Gimana ?? Gimana ??

    Good luck deh,, Insya Allah kalau aq di Inggris kan kita bisa tetangga.an😀 Saling kunjung-mengunjungi .. Shopping di Perancis bareng .. Amiin .. Amiin
    ..

  33. waa… aq jg maw mbak..😛
    tak doain kesampaian kul di sana deh mbak… amiinn,,,,
    eiya… emang klo computer science ato sejenisnya…
    yg bagus di delft itu y mbak?

  34. wah…ga dapet..ga menang….sebel deh hehe (kok ngomel)…

    salam kenal…blognya bersihhh sekali…cerah hehehe salam kenal mbak s ari

  35. Teman teman yang baik,
    Siapa punya info tempat kost di Utrecht dan di Rotterdam dekat Erasmus University? Tolong ya?

  36. boleh tanya g .?
    saya pngen lnjutin kuliah S2 tahun depan di belanda tnpa beasiswa ..
    informasi cmpuz disana kyak ap ya ..
    trus stndart biaya kuliahnya brpa .?

    kyak kmaren saudara saya kuliah di ausy ..dsana S2 nya malah dicariin n harus krja bt menompang hidup ..
    klo di belanda gmn .?
    oia bisa mnta no tlf nya mbak g .?
    klo bisa msukin di email ya ..
    setiawan.teo@gmail.com

    saya pngen tanyaa banyaak ne ..:(

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s