Tebak-tebak Jenis Kelamin Bayi

Sebelum putri saya lahir, banyak orang yang menerka-terka tentang jenis kelamin si janin dalam kandungan saya. Ada yang bilang, karena saya makin cuek dandan dan bicara ceplas-ceplos, anak saya nantinya berjenis kelamin laki-laki. Tapi ada juga yang punya pendapat, karena muka saya berjerawat (parah) semasa hamil, kemungkinan yang lahir nanti berjenis kelamin perempuan.

Terlepas dari ramalan-ramalan kiri-kanan, saya sih asalkan persalinan lancar dan si bayi sehat, saya senang! Tapi ikut deg-degan juga dalam proses tebak-tebakan tak ilmiah itu. Pasalnya, saya sempat mimpi beberapa kali tentang bayi perempuan.

Mimpi pertama saya terjadi di awal-awal kehamilan (trimester pertama). Saya ketemu bayi perempuan, dan saya gendong! Happy! Tapi ketika saya cerita, saya malah dituduh kepengen banget punya anak cewek sampe kebawa mimpi.

Beberapa bulan berikutnya, saya mimpi lagi! Kali ini ada 2 bayi, cewek dan cowok. Tapi, di mimpi saya itu, ada orang yang bawa pergi bayi cowok. Sebelum dia ambil bayi cowok itu, bayi yang cewek “dititipin” saya.

Terakhir, saya terpesona sama mata bayi di mimpi saya. Matanya bulat besar dan bulu matanya lentik maksimal. Sampai bikin saya iri walaupun itu cuma mimpi!Saking terpesonanya, saya sampai gak perhatikan itu cowok atau cewek. Tapi rasanya itu mata bayi cewek.

Dan,,, jeng jeng jeng,,, setelah HPL + 2, bayi saya pun lahir. Normal. Panjang 50 cm dan berat 3,4 kg. Dia cewek, dan (kata orang-orang) matanya cantik sekali. *sama kyk mata saya* :p

Saya pun sadar. Ketimbang berasumsi aneh-aneh dengan meihat bentuk perut bumil, makanan-makanan kesukaan bumil, ngidam bumil, kondisi psikis bumil, mungkin lebih akurat feeling dan pertanda-pertanda yang dirasakan si bumil itu sendiri kali ya?

Trus, gimana caranya saya dan suami “merumuskan” nama untuk putri tercinta? Tenang, ntar akan di-update tips praktis memberi nama si buah hati ala kami :p

P.S. Salah satu teman punya metode meramalkan jenis kelamin calon anak dengan media cincin emas yang digantung seutas tali. Konon, metode itu sudah dipakai sejak jaman Maya dulu. Dari hasil coba-coba tak-berhadiah itu (saya coba-nya setelah lahiran), diramalkan, anak kedua saya nanti akan berjenis kelamin laki-laki. Saya sih belum membuktikan, tapi apa pun jenis kelaminnya, he/she is another precious gift :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s